Orangutan Sumatera yang Ditembaki kini Selesai Menjalani Operasi



Sempat kritis karena ditembaki dan mengalami patah tulang bahu, Hope orangutan Sumatera (Pongo Abelii) kini sudah selesai menjalani operasi.

"Alhamdulillah, Hope telah dioperasi dan berjalan lancar. Operasi dilakukan terhadap tulang bahu yang patah," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Aceh Sapto Aji Prabowo, Senin (18/3/2019).

Berjalannya iperasi selama 3 jam, yang dilakukan oleh tim dokter hewan, diantaranya spesialis orthopedi dari Swiss dokter Andreas. Operasi dilakukan di Pusat Rehabilitasi Orangutan, di Batumbelin, Sibolangit Sumatera Utara, Minggu (17/3/2019), kemarin.

Tenaga medis belum berhasil mengangkat semua peluru yang bersarang di badan orangutan betina tersebut dikarenakan pertimbangan kondisi kesehatannya, hal ini dikatakan langsung oleh Sapto.

"Konsentrasi operasi adalah melakukan pemasangan plat pada bahu yang patah dan mengobati dulu luka-luka, terutama yang infeksi," ujar Sapto.


Secara umum, status kesehatan orangutan berusia 30 tahun itu telah membaik. Berat badannya naik 5 kilogram dari kondisi saat datang hanya 35 kilogram karena nafsu makannya meningkat.

"Saat ini Hope masih mendapatkan perawatan intensif dan menurut Ian Singleton, Direktur SOCP, Hope terlihat kuat dan tangguh," kata Sapto.


Tim BKSDA Aceh serta Orangutan Information Centre dan Wildlife Conservation Society mengevakuasi dua orangutan yang  terdiri dari induk dan anak dalam kondisi memprihatinkan. Bayi orangutan akihrnya mati di perjalanan pada Minggu (10/3/2019). Sedangkan induk bernama Hope sekarang sedang diselamatkan. Di tubuh Hope bersarang 67 butir peluru senapan angin.












Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Wiranto Minta Video Surat Suara Dibakar, Tidak Diributkan

Keadaan Tidak Normal, Jam Kiamat Terhenti Selama Dua Menit

Catat! Pemerintah Turunkan Tarif Tiket Pesawat di 3 Hari Ini